Jumat, 02 November 2012

MAKALAH ILMU ALAMIAH DASAR "ALAM SEMESTA DAN TATA SURYA"


ILMU ALAMIAH DASAR
“ALAM SEMESTA DAN TATA SURYA”

DISUSUN OLEH:
LEO FERNANDO . S                  2009160008
RANNY RAMAYANA               2010169008
SYARIFAH NADIA                     2010150013
IKAH L. KARTIKA                       2010150009



Pengertian Alam semesta
            Alam semesta adalah ruang dimana di dalamnya terdapat kehidupan biotik maupun abiotik serta segala macam peristiwa alam yang dapat diungkapkan maupun yang belum dapat diungkapkan oleh manusia.
Teori terbentuknya alam semesta
¢  Teori G.P. Kuiper
Saat itu terdapat banyak kabut gas dan diantara kabut terlihat proses dalam melahirkan bintang. Kabut gas yang nampak tipis-tipis di ruang angkasa itu, karena gaya tarik antar molekul itu dalam kabut itu lambat laut menampakan diri menjadi massa yang semakin lama semakin padat. Satu atau dua gumpalan materi memadat ditengah , sedangkan gumpalan yang kecil akan melesat di lingkungan sekitarnya.

¢  Teori Tidal/Teori Pasang Surut
            Teori ini dikemukakan oleh James H. Jeans dan Harold Jeffres pada tahun 1919. Menurut teori ini, ratusan juta tahun yang lalu sebuah bintang bergerak mendekati Matahari dan kemusian menghilang. Pada waktu itu sebagian Matahari tertarik dan lepas yang kemudian membentuk sebuah pelanet.
¢  Teori Bintang Kembar
            Kemungkinan dahulu Matahari merupakan sepasang bintang kembar. Oleh sesuatu sebab salah satu bintang meledak, dan oleh gaya tarik gravitasi bintang yang satunya (Matahari yang sekarang) , pecahan tersebut tetap berada di sekitar dan beredar mengelilinginya.
¢  Teori Nebular
            Teori ini pertama kali dikembangkan oleh Kant dan Laplace pada Tahun 1796. Menurut teori ini mula-mula ada kabut gas dan debu atau nebule. Kabut gas ini terdiri atas hidrogen dan sedikit helium. Nebule ini mengisi seluruh alam semesta. Karena proses pendingina, kabut gas tersebut menyusut dan mulai berpusing. Proses ini mula-mula lambat, kemudian makin cepat dan bentuknya berubah dari bulat bola menjadi semacam cakram. Sebagian besar materi akan mengumpul di pusat cakram, yang kemudian menjadi Matahari, sedangkan sisanya yang tertinggal akan tetap berpusing dan terbentuklah planet beserta satelitnya. Menurut para ahli dari setiap 1000 bintang dialam semesta ini terdapat satu sistem tata surya.

¢  Teori Big Bang           
            Teori ini dikembangkan oleh George Lamaitre. Menurut teori ini pada mulanya alam semesta ini berupa “Primeval atom” yang berisi semua materi dalam keadaan yang sangat padat. Suatu ketika atom ini meledak dan seluruh materinya terlempar ke ruang alam semesta. Sejak itu dimulailah ekspansi yang berlangsung ribuan juta tahun, dan akan berlangsung jutaan tahun lagi. Timbul dua gaya yang saling bertentangan , yang satu disebut gaya gravitasi dan yang lainnya dinamakan repulsi kosmis. Dari kedua gaya tersebut gaya kosmis lebih dominan sehingga alam semesta masih akan terus ekspansi. Pada suatu saat ekspansi tersebut akan berakhir.
¢  Teori  Creatio Continua
            Teori ini dikemukakan oleh Fred Hoyle, Bendi, dan Gold. Menurut teori Creatio Continua atau continuous creation, saat diciptakan alam semesta ini tidak ada. Alam semesta ini selamanya ada dan akan tetap ada. Dengan kata lain alam semesta ini tidak pernah bermula dan tidak akan pernah berakhir. Pada setiap saat ada partikel yang dilahirkan dan ada yang lenyap. Partikel-partikel tersebut kemudian mengembun menjadi kabut-kabut spiral dengan bintang-bintang dan jasad-jasad alam semesta. Karena partikel yang dilahirkan lebih besar dari yang lenyap , maka jumlah materi makin bertambah dan mengakibatkan pemuaian alam semesta . Pengembangan ini akan mencapai titik batas kritis pada 10 miliyar tahun lagi.

Susunan tata surya
            Tata surya terletak di tepi galaksi Bima Sakti dengan jarak sekitar 2,6 x 1017 km dari pusat galaksi. Tata surya mengelilingi pusat galaksi Bima Sakti dengan kecepatan 220 km/detik, dan dibutuhkan waktu 225–250 juta tahun untuk untuk sekali mengelilingi pusat galaksi. Dengan umur tata surya yang sekitar 4,6 milyar tahun, berarti tata surya kita telah mengelilingi pusat galaksi sebanyak 20–25 kali dari semenjak terbentuk.
            Tata surya tersusun atas benda-benda langit yang terdiri dari matahari sebagai pusatnya, planet-planet, komet, meteorid, asteroid dan lainnya.
Garis Edar atau Orbit
¢  Peredaran benda langit yang berupa planet dan benda langit lainnya dalam mengelilingi matahari disebut revolusi.
¢  Selain berevolusi benda-benda   langit juga berputar pada porosnya yang disebut rotasi.
¢  Sebagian besar garis edar benda langit berbentuk elips.

Bagian tata surya Matahari merupakan tata surya  yang paling besar. Disamping sebagai  pusat perdedaran, Matahari juga sebagai  pusat sumber tenaga di lingkungan tata surya.
Pada pusat Matahari suhunya mencapai jutaan derajat Celcius dan tekanannya ratusan juta atmosfer. 
Matahari sangat penting bagi kehidupan di muka bumi yaitu:
- merupakan sumber energi (sinar panas).
- mengontrol stabilitas perederan Bumi yang berarti juga mengontrol terjadinya siang dan malam.

Planet
Planet diambil dari kata dalam  bahasa Yunani Asteres Planetai yang artinya Bintang Pengelana. Dinamakan demikian karena berbeda dengan bintang biasa, Planet dari waktu ke waktu terlihat berkelana (berpindah-pindah) dari rasi bintang yang satu ke rasi bintang yang lain. Jumlah planet dalam tata surya berjumlah 8, yaitu Mekurius, Venus, Bumi, Mars, Yupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.
Planet dibagi menjadi 2 yaitu,planet dalam dan luar.
Dikatakan planet dalam yang orbitnya di dalam lintasan asteroid. Yang termasuk planet dalam adalah Mekurius, Venus,dan Bumi. Sedangkan planet luar adalah yang orbitnya di luar lintasan asteroid. Yang termasuk planet luar adalah Mars, Yupiter, Uranus, Neptunus dan Saturnus
Komet
Komet berasal dari bahasa Yunani, Kometes yang artinya  berambut panjang. Komet menurut bahasa adalah benda langit yang mengelilingi matahari dengan orbit yang sangat lonjong. Arah ekor komet selalu menjauhi matahari. Hal itu dikarenakan ekor komet terdorong oleh radiasi dan angin matahari.
Asteroid
Asteroid adalah benda langit  yang mirip dengan planet-planet, berukuran lebih kecil dari planet, tetapi lebih besar dari meteoroid .
Asteroid terletak di antara orbit Mars dan Yupiter. Asteroid disebut juga planetoid atau planet kerdil. Asteroid yang terbesar dan yang pertama adalah Ceres yang ditemukan oleh  Giussepe Piazzi (astronom Italia). Sudah sebanyak ratusan ribu asteroid dalam system tata surya ditemukan. Icarus adalah salah satu asteroid yang pernah mendekati bumi dengan orbit berbentuk lonjong.
Meteoroid
Meteoroid adalah batuan-batuan kecil  yang ukurannya beragam, sangat banyak  dan melayang-layang di angkasa luar.  Batuan-batuan ini banyak  mengandung unsur besi dan nikel.  Batuan-batuan ini masuk ke  atmosfer bumi karena pengaruh  gravitasi bumi. Meteorid & kawah bernama Barringer yang dihasilkan, di Bumi Arizona, USA.
Bulan
Bulan merupakan benda langit yang mengelilingi bumi dan satu-satunya satelit alami bumi. Dalam tata surya bulan termasuk satelit terbesar ke-5. Di bulan tidak terdapat  udara ataupun air. Banyak kawah yang terhasil di permukaan bulan disebabkan oleh hantaman komet atau asteroid.
Bulan mempunyai bermacam-macam bentuk. Bentuk bulan menunjukkan perubahan waktu.
Sekian…
Dan Terima kasih
“ Allah lah yang meninggikan langit tanpa tiang (sebagaimana) yang kamu lihat,kemudian Dia bersemayam di atas Arasy, dan menundukkan matahari dan bulan. Masing-masing beredar hingga waktu yang ditentukan.Allah mengatur urusan makhluk-Nya, menjelaskan tanda-tanda kebesaran-Nya, supaya kamu meyakini pertemuanmu dengan Tuhanmu”.
(QS.Ar-Ra’du :2)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar